309Dewi Lestari - Rectoverso
posted by lukmanf on November 5th, 2008
“…Tak ada yang muluk dari obat flu dan air putih. Tapi kamu mempertanyakannya seperti putri minta dibuatkan seribu candi dalam semalam.”
lagu2nya dewi emang dah mencabik-cabik telinga gw 2 minggu ini. di kamar, di halte, di pom bensin, di kantor, di kantin, ga ada abis2nya album rectoverso ini muter2 playlistnya di otak gw.
“… Aku tidak tahu kemalangan jenis apa yang menimpa kamu, tapi aku ingin percaya ada insiden yang cukup dahsyat di dunia serba selular ini hingga kamu tidak bisa menghubungiku. Mungkinkah matahari lupa ingatan, lalu keasyikan terbenam atau terlambat terbit? Bahkan kiamat pun hanya berbicara soal arah yang terbalik, bukan soal perubahan jadwal.”
lagu “selamat ulang tahun” bikin gw ngerasin deep feel gimana seorang cewek nunggu kekasihnya utk sekedar pgn dengerin kata “selamat ulang tahun” sampe2 dia berharap waktu untuk berhenti. wow, amazing, ide brilliant, dee..
lagu “curhat buat sahabat” ngegambarin gimana perjalanan dan lelahnya seorang cewek buat nyari pasangan hidup impiannya. hingga pada akhirnya dia berada di puncak sesak impiannya. dan berharap bertemu orang yang biasa saja. yang bisa berada di tempat di mana dia sedang sakit. di akhir baris, dia menodong Tuhan, bahwa ini bukan permintaan yang terlalu tinggi.
“… Lelaki itu kemudian mulai melukis, sampai lewat tengah malam, hingga tertidur lelah di lantai studio. Namun ada kelegaan luar biasa yang takkan bisa dikatakannya, melampaui kemampuan rangkum nada atau kata, surat cinta, bahkan rencana sehidup semati. Dalam studio itu, akhirnya ia mengetahui apa yang ia inginkan. Bahagia dengan satu kejujuran. Kemudian berserah dalam ketakberdayaan. Ia bahkan tidur sambil tersenyum.”
lagu “cicak di dinding” hmm, kenapa ga kecoak ya haha.. padahal kan kecoak lebih terasa deep. Hah, tapi kecoak kesannya lebih jorok. Ini ungkapan seorang cewek yang ingin terus menemani kekasihnya, memandangnya, memperhatikannya. Ini juga bisa diartiin sebagai ketidakberdayaan dalam sebuah impian. benarkah begitu penafsiran saya.
“… Mereka yang tidak paham dahsyatnya api akan mengobarkannya dengan sembrono. Mereka yang tidak paham energi cinta akan meledakkannya dengan sia-sia. Dirinya bukan malaikat yang tahu siapa lebih mencintai siapa dan untuk berapa lama. Tidak penting. Ia sudah tahu. Cintanya adalah paket air mata, keringat, dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang.”
Hmm, “malaikat juga tahu” Owgh.. ini lagu yang pertama saya dengar dari seluruh lagu yang ada. Deep bgt, ini ungkapan kesetiaan, kebersamaan, keinginkedekatan, dan integritas si cewek terhadap kekasihnya. Cewek ini ingin membuktikan cinta nyatanya, tapi ini cowo malah asyik sendiri. Ujung2nya si cewek nunjukin kalo ada malaikat, dan dia bilang kalo dia siap diuji, malaikat juga tahu hasilnya. Dia yakin dia juaranya dalam hal cinta-mencintai dalam hubungan mereka.
Yach itu deh pemahaman gw buat lagu2nya dee, kalo gw ceritain semua bisa 3 sks - kamu bisa ngerasain ada ide deras di pikiran kamu kalo kamu pas lagi dengerin lagu2 dia.
Apalagi ya lagu-lagunya di album Rectoveso, uwgh.. banyak
Aku Ada Feat. Arina “Mocca” - Back To Heaven’s Light - Cicak Di Dinding - Firasat - Grow A Day Older - Hanya Isyarat - Malaikat Juga Tahu - Peluk Feat. Aqi “Alexa” - Rectoverso Curhat Buat Sahabat - Selamat Ulang Tahun - Tidur
For more you can visit dee-rectoverso.com
People who read this post also read..
001:
internet marketing indonesia,
December 29th, 2008 at 9:58 pm
Mas lukmanf minta tolong boleh ga? itu text m4s73r yang ada di sidebar boleh diganti dengan text “internet marketing indonesia” ga? soalnya text m4s73r, saya rasa skrg sudah mulai kurang populer :d
[Reply]






1 Response